Pages

Hosting

Big on Hosting. Unlimited Space & Unlimited Bandwidth

Sunday, July 23, 2017

Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat Sepakat Hentikan Kekerasan di Masjid Al Aqsa Melalui Telepon

Masyarakat Ternate Butuh Transportasi Online

Detik.in, Maluku – WAKIL Gubernur (Wagub) Maluku Utara (Malut) Muhammad Natsir Thaib menyatakan Kota Ternate sangat layak untuk menggunakan sistem transportasi online guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Apalagi dengan banyaknya penduduk dan kebutuhan masyarakat yang tinggi sehingga kehadiran transportasi online seperti Grab, Uber, dan Go-Jek sangat dibutuhkan,” katanya di Ternate, seperti diwartakan Antara, Minggu (23/7).

Dia mengatakan Kota Ternate sangat layak untuk menggunakan sistem transportasi online karena tingginya biaya transportasi.

Kehadiran Transportasi online di Ternate, katanya, pasti membantu masyarakat, khususnya di kalangan bawah dan menengah. Itu karena di Ternate penumpang harus mengeluarkan biaya sedikitnya Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per orang untuk jarak dekat.

Harganya bisa lebih murah jika ada sistem transportasi online. Dari sisi bisnis, kata dia, juga sangat menjanjikan karena Ternate dikenal sebagai salah satu kota dengan penduduk yang terpadat.

Tentunya Transportasi online bisa membantu aktivitas masyarakat setempat. “Saya anggap Ternate sangat layak ketimbang kabupaten lain di Pulau Halmahera.” katanya.



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2vNGX0k
via IFTTT

Rencana Aksi 287 Polisi Monitoring Dari Medsos

Detik.in, Jakarta – Polres Metro Jakarta Pusat belum menerima laporan soal aksi 287 yang akan digelar oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia bersama seluruh organisasi masyarakat yang ada di Indonesia pada Jumat 28 Juli 2017.
Menurut Wakapolres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi (Asep Guntur Rahayu), pada Minggu 23 Juli 2017 hari ini, pihaknya belum mendapatkan laporan dari koordinator lapangan soal aksi yang rencananya menjadikan Masjid Istiqlal sebagai titik kumpul itu.
“Polda ditembus ke Polres. Seminggu sebelumnya kasih tahu. Mungkin Senin dari Polda,” kata dia, Minggu 23 Juli 2017.
Meski belum menerima laporan aksi hari ini, pihaknya sudah melakukan monitoring terkait adanya rencana aksi itu. Monitoring dilakukan melalui media sosial.
“Polres belum terima laporan dari peserta aksi. Baru selebaran. Tapi kami sudah monitoring medsos. Kan di medsos sudah banyak,” ujar dia.
Sebelumnya diberitakan, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) beserta seluruh ormas yang ada di Indonesia berencana melakukan aksi pada 28 Juli 2017 atau disebut aksi 287.
Tim Kuasa Hukum GNPF-MUI Kapitra Ampera, membenarkan terkait akan adanya aksi ini. Menurut Kapitra, aksi ini bertujuan untuk menyuarakan pembatalan Perppu Ormas yang telah diterbitkan oleh pemerintah.
Aksi tersebut dilakukan pada Jumat dan dimulai dari Masjid Istiqlal. Aksi 287 ini, diikuti oleh sejumlah ormas yang ada di Indonesia. Karena, menurut Kapitra, terbitnya Perppu Ormas itu tidak tepat dilakukan.
“Iya benar. Aksi itu dilatarbelakangi oleh penerbitan Perppu Ormas. Selain itu karena pembubaran HTI,” kata Kapitra, Minggu 23 Juli 2017.


from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2uNMGWn
via IFTTT

HTI Resmi Di Blokir Pemerintah

Detik.in, Jakarta Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memblokir situs resmi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pemblokiran itu merupakan tindak lanjut dari pembubaran organisasi massa (ormas) tersebut.

 

“Iya (tindak lanjut pembubaran). (Diblokir) per kemarin,” ucap Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan ketika dikonfirmasi detikcom, Minggu (23/7/2017).

Saat diakses, situs resmi HTI yang beralamat di hizbut-tahrir.or.id sudah tidak dapat diakses. Di laman utamanya, terdapat bingkai berwarna hitam dan putih dengan tulisan berhuruf kapital ‘We Are Closed’ dengan alamat situs di bawahnya.

Pemerintah sebelumnya membubarkan HTI melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) nomor 2 tahun 2017 tentang Ormas. Namun pihak HTI tidak menerima pembubaran sepihak itu lantaran tidak menerima peringatan apapun.

Namun, pada Jumat (21/7) kemarin, Direktur Perdata Ditjen Administrasi Hukum Umum Kemenkumham Daulat P Silitonga mengatakan peringatan tidak diberikan karena pemerintah menganggap telah mengantongi cukup bukti bahwa HTI menyebarkan ideologi anti-Pancasila.

“Karena telah bertentangan dengan Pancasila. Ketika data-data sudah dikumpulkan, itu langsung bisa dicabut tanpa perlu peringatan. Yang dimaksud ajaran itu yang bertujuan untuk mengganti Pancasila. Kalau sudah masuk wilayah itu, nyangkut ideologi itu bisa langsung dicabut,” ungkap Daulat di Galeri Nasional, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (21/7).

Daulat menjelaskan dalam AD/ART-nya HTI mencantumkan Pancasila sebagai ideologi. Namun dalam fakta di lapangan, kegiatan dan aktivitas HTI banyak yang bertentangan dengan Pancasila.

“Mereka mengingkari AD/ART sendiri, serta dengan adanya masukan dari instansi terkait lainnya, maka hal-hal tersebut juga menjadi pertimbangan pencabutan SK Badan Hukum HTI,” jelas Daulat.

Dia menyebut ada celah hukum dalam UU Nomor 17 tahun 2013 soal ormas. Peringatan diberikan tidak dihitung dengan kumulatif yang dianggap bisa disalahgunakan oleh HTI.

Sebelumnya, Juru Bicara HTI Ismail Yusanto mengatakan pihaknya tidak pernah diperingatkan dan diberi tahu mengenai kegiatan mereka yang melanggar Pancasila. Ismail menyebut akan menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum HTI.

“Kita tidak tahu karena memang tidak pernah diberi tahu peringatan itu, nah itulah yang hendak kita persoalkan. Tapi nanti selengkapnya kami serahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum kami, kuasa hukum HTI,” ujar Ismail, Kamis (20/7).



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2eFM3s2
via IFTTT

Saturday, July 22, 2017

Kepedulian komunitas SDC terhadap korban kebakaran rumah di Surabaya . . .

Surabaya – komunitas SDC ( Surabaya Digital City ) memang ahir ahir ini banyak mendapat sorotan dari warga Jawa Timur khususnya Surabaya , seperti halnya hari ini minggu 23/7/2017 , komunitas ini berbondong bondong memberikan Donasi uang dan Pengumpulan baju bekas layak pakai kepada sahabat yang terkena musibah kebakaran yang menghanguskan 7 rumah yang ditinggali kurang lebih 37 jiwa .

“Ini suatu bentuk kepedulian kita kepada saudara kita, podo wong suroboyone podo manungsane kudu saling membantu “ kata Agus Sofyan ketua bidang Sosial komunitas SDC ini .

“Dan semoga kehadiran kita SDC  ini memberikan manfaat kepada sesama warga ,bangsa dan Negara yg kita cintai ini “ ujar Agus Sofyan mengahiri lawatannya  .



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2tAuEaL
via IFTTT

Kasat Binmas Polres Banjar Kalimantan Selatan Giat Latihan Anak Binaannya Untuk Persiapan Hari Anak Nasional 2017

Sidoarjo Raih Penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Madya

Sidoarjo – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perl­indungan Anak Yohana Yembise memberikan anugerah Kota Layak Anak 2017 kepada 126 Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk kabupaten Sidoarjo.

Penghargaan Kota Layak Anak kateg­ori tingkat Madya diterima langsung oleh H. Sa­iful Ilah, SH, M. Hum Bupati Sidoarjo, Sabtu , 22 Juli 2017, di  Co-Ex Mal SKA di Kota Pekanbaru, Ri­au.selain mendapat penghargaan Kota Lay­ak Anak Kategori Mad­ya, Sidoarjo juga di­anugerahi Penghargaan Cakupan Akta Gratis Kelahiran Anak 2017.Yohana mengapresiasi Pemerintah Kab/Kota yang dinobatkan seb­agai Kabupaten/Kota Layak Anak 2017 ini. Anugerah diberikan dalam rangka memperi­ngati Hari Anak Nasi­onal yang dipusatkan di Kota Pekanbaru, Riau.

Peran kepala daerah dari mulai Gubernur hingga Bupati/Waliko­ta menjadikan kawasa­nnya ramah anak sang­at penting untuk mew­ujudkan sebuah daerah menjadi Kota Layak Anak.

Bupati Sidoarjo Saif­ul Ilah mengapresiasi jajarannya yang su­dah berhasil melakuk­an koordinasi antar OPD untuk mewujudkan Sidoarjo menjadi Ko­ta Layak Anak 2017.

“Instansi yang berpe­ran tidak hanya satu saja, ada dinas pen­didikan, dinas keseh­atan, BPMPKB, Dinas Pendudukan dan Catat­an Sipil dan juga Di­nas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, sem­uanya telah bekerja sama dengan baik dan berusaha memenuhi standar indikator Kota Layak Anak yang su­dah ditentukan oleh Kementerian Perlindu­ngan Perempuan dan Anak,” ujar H. Saiful Il­ah. Bupati Sidoarjo.

Saiful Ilah mengatak­an Sidoarjo sudah ke­empat kalinya meraih penghargaan Kota La­yak Anak, sebelumnya tahun 2012 dan 2013 Sidoarjo menerima dengan kategori Prata­ma kemudian 2015 dan 2017 sekarang ini Sidoarjo menerima den­gan kategori Madya.

Bupati Sidoarjo ment­argetkan kategori pe­nghargaan Kota Layak Anak yang diterima kabupaten Sidoarjo harus mengalami penin­gakatan, tahun 2017 ini menerima kategori Madya, tahun depan ditargetkan naik sa­tu tingkat lagi yaitu kategori Nindya dan selanjutnya Sidoar­jo bisa meraih kateg­ori tertinggi yakni kategori Utama”, ter­ang Saiful Ilah.

Sidoarjo dinilai mam­pu memenuhi kesepuluh indokator tersebut, Tim penilai KLA dari pusat telah turun ke lapangan pada peng­ujung Mei lalu untuk melihat upaya pemkab Sidoarjo dalam mem­berikan hak dan perl­indungan terhadap an­ak.

Beberapa tempat yang dikunjungi, antara lain, Puskesmas Waru dan Taman. Tak keti­nggalan SMPN 4 Sidoa­rjo sebagai lembaga penyelenggara pendid­ikan inklusi. Selain itu, tim penilai ju­ga bersua dengan ang­gota Forum Anak Sido­arjo (FAS). (San)



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2gTVNiZ
via IFTTT

HALAL BI HALAL PSHT RANTING KAPAS DI HADIRI RIBUAN JAMAAH

BOJONEGORO- Ribuan warga desa Sambiroto kecamatan kapas memadati lapangan desa sambiroto sabtu 22/07/2017 malam, dalam acara halal bi Halal PSHT Ranting kapas. Acara dimulaidengan pembacaan ayat-ayat suci al – Qur’an dan sambutan ketua PSHT Ranting kapas sekaligus santunan anak yatim piatu dan dilanjutkan gebyar sholawat bersama habib muhsin al hamid dari jember

Para jamaah tampak larut dalam kehusukan mengikuti sholawat bersama habib muhsin al hamid dari jember, dan diiringi group sholawat At Tohiriyah dari Desa bakalan kecamatan kapas bojonegoro, suara merdu yang mirip dengan suara habib syech assegaf tampak membuat hati para jamaah terhipnotis para pemuda antusias mengikuti lantunan sholawat, karena sholawat bumi ini akan damai dan Berkat sholawat maksiat minggat.

Dan disela-sela Bersholawat diisi tausiah oleh da’i kondang asli bojonegoro, ustad kang prabu pengasuh ponpes prabu salam sukowati kapas bojonegoro, Menurut ustad kang prabu dalam ceramah singkatnya mengatakan barangsiapa yang membaca sholawat satu kali saja maka seperti membaca 10 sholawatdan bakal di hapus dosanya dan akan dicatat 10 kebagusan. pungkasnya

Menurut Aldo salah satu jamaah sholawat dari sembung kapas yang mengikuti acara gebyar sholawat ini mengatakan dia sangat bangga dengan Acara gebyar sholawat yang diadakan oleh ranting PSHT kecamatan kapas bisa semeriah ini tampak para pemuda bisa bersatu berkumpul memadati lapangan desa sambiroto, kalau pemuda ini suka sholawat insya allah jagat ini akan damai tentram dan NKRI akan tetap jaya selamanya, yang paling terpenting kita semua harus bersatu semoga kedepanya PSHT bisa istiqomah mengadakan rutinan-rutinan seperti ini

Dalam acara gebyar sholawat tersebut di Hadiri langsung oleh ketua cabang PSHT dan Sekaligus ketua Ipsi bojonegoro mas wahyu subakdiono, jajaran muspika kecamatan kapas camat kapas, kapolsek kapas dan wakil dari ndan ramil, bhabin kamtibmas desa sambiroto, kepala desa se kecamatan kapas dan pergurus PSHT terate dan dihadiri kurang lebih 1.500 Jamaah terdiri dari syecher mania bojonegoro, dari perguruan PSHT dan Masyarakat.



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2ulOh5m
via IFTTT

Friday, July 21, 2017

Pengedar Narkoba Tertangkap Satresnarkoba Polres Banjar

Detik.in, Martapura – Pada hari Jum’at tanggal 21 Juli 2017 pukul 11.30 Wita di  Jl. Damai Rt.03 / 02 Desa Subgai Sipai Kec. Martapura Kab. Banjar, Anggota Sat ResNarkoba Polres Banjar telah mengamankan 2 (dua) orang yaitu ABDUL SAMI alias SAMI bin HORMAN dan NURBAINAH als INUR Binti (Alm) TARAM yang tertangkap tangan mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki ijin edar dan atau turut serta melakukan perbuatan itu pasal 197 jo 106 (1) jo 55 UU No. 36 Thn 2009. 

Adapun pada saat melakukan penangkapan terhadap para pelaku, juga diamankan 2 (dua) orang pembeli yaitu sdr. SURIANSYAH bin (Alm) KURSANI yang pada saat penggeledahan ditemukan 10 (sepuluh) butir obat jenis Carnophen dan sdr. ABDUL RAHMAN bin FARUK membeli dari sdr. ABDUL SAMI alias SAMI bin HORMAN dgn harga Rp. 25.000,- (dua puluh lima ribu rupiah) perkeping. 

Saat dilakukan penggeledahan dari tempat sdr. ABDUL SAMI alias SAMI bin HORMAN ditemukan 786 (tujuh ratus delapan enam) butir obat keras jenis Carnophen yang di simpan di kantong plastik warna hitam, uang hasil penjualan sebesar Rp. 1.775.000,- (satu juta tujuh ratus tujuh puluh lima ribu rupiah), dan tas merk poloarmy warna hitam sedangkan dari sdri. NURBAINAH alias INUR Binti (Alm) TARAM dtemukan uang hasil penjualan sebesar Rp. 5.650.000,- (lima juta enam ratus lima puluh ribu rupiah). Selanjutnya para pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Banjar untuk proses lebih lanjut. 
Sumber : Satresnarkoba Polres Banjar



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2txMn2V
via IFTTT

Kapolres Banjar : Mutasi Adalah Hal Biasa Untuk Jadi Lebih Baik 

Detik.in, Martapura – Acara pisah sambut pejabat Kasat Sabhara AKP Suwarni kepada  AKP Gita Suhandi Achmadi SIK. dan Kapolsek Kertak Hanyar dari AKP Gustaf Adolf Mamuaya SIK kepada AKP Vera SH.  dan Kapolsek Gambut  dari AKP Sakun SH.MA Kepada AKP Purnomo. SH pada tanggal 21 Juli 2017 jam 13.30 Wita dilaksanakan di Polres Banjar Martapura Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya di acara pisah sambut dan serah terima jabatan  Kapolres Banjar sangat mengapresiasi dari ketiga pejabat Polres yang meninggalkan Polres Banjar. Beliau menyampaikan sangat puas dengan dedikasi kerja yang sudah di berikan kepada Polres Banjar.  Mutasi adalah hal biasa dalam tubuh Polri. Mengawali  sambutannya. Kapolres mengatakan sangat terkesan dengan AKP suwarni, saya pernah menduga ketika menjabat di Polres Banjar apakah pak Warni mampu tidak. Ternyata saya salah. usia tidak  membatasi pak Warni untuk berkreasi bersama anak buahnya.  Ini hendaknya menjadi contoh semangat kerja beliau. Sontak tepuk tangan dari seluruh tamu yang hadir di aula Tri Brata Polres Banjar. Kepada pak Sakun Kapolres masih ingat saat masih Pama di Polda Kalsel karena pak Sakun pernah menjadi anggota Buser termasuk pasuka Hunter. Untuk Pak Gustaf dengan gaya bercandanya mengatakan saya tinggal di wilayah hukum Banjar. “Pak Gustaf sebagai Kasat Lantas wajib patroli ke kediaman Kapolres Banjar, kalau tidak di patroli ke kediaman saya awas ya…”, tutur kapolres Banjar atau Nette Boy dengan gaya bercanda.

Ucapan selamat datang kepada AKP Gita Suhandi, AKP  Purnoto dan AKP Vera. Kapolres mengucapkan selamat bergabung dan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Di Polres Banjar yang  nuansanya mayoritas muslim. Dan julukan sebagai kota serambi mekah.

“Semoga kedepannya Polres Banjar menjadi lebih baik”, tutur Kapolres Banjar Takdir Mattanete.

Sumber Kasat Binmas Amalia Afifi.



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2tyhjzS
via IFTTT